Website Sepi Pengunjung? Hindari 3 Kesalahan Fatal UMKM Ini Agar Bisnis Tidak Boncos!

Banyak UMKM gagal memaksimalkan potensi online karena melakukan kesalahan ini. Simak 3 kesalahan umum saat punya website dan solusinya bersama jasa pembuatan website profesional, tukangurusweb.

Leni

1/13/20262 min read

Di era digital, memiliki website sering dianggap sebagai langkah wajib bagi UMKM untuk naik kelas. Banyak pemilik bisnis berlomba-lomba mencari jasa pembuatan website untuk membuat toko online atau profil perusahaan.

Namun, setelah website jadi, mengapa penjualan tidak kunjung meningkat? Mengapa trafik pengunjung tetap sepi?

Masalahnya seringkali bukan pada adanya website tersebut, melainkan bagaimana Anda mengelolanya. Berdasarkan riset terhadap perilaku bisnis online, ada tiga kesalahan utama yang sering dilakukan UMKM saat memiliki website.

Mari kita bedah satu per satu agar Anda tidak terjebak di lubang yang sama.

1. Jarang Update Konten

Kesalahan pertama dan yang paling sering terjadi adalah membiarkan website "mati suri".

Banyak pebisnis berpikir bahwa website adalah brosur statis yang cukup dibuat sekali seumur hidup. Faktanya, website yang jarang update akan membuat konten menjadi basi dan pengunjung pun bosan.

Google menyukai website yang aktif. Jika Anda tidak pernah memperbarui artikel, produk, atau berita terbaru, mesin pencari akan menganggap bisnis Anda tidak lagi beroperasi. Akibatnya, peringkat website Anda akan terjun bebas.

2. Tidak SEO Friendly

Punya website bagus tapi tidak ada yang melihat? Itu percuma.

Kesalahan kedua adalah memiliki website yang tidak SEO friendly. SEO (Search Engine Optimization) adalah teknik agar website Anda mudah dikenali oleh Google. Jika struktur website Anda berantakan, website akan susah ditemukan di Google oleh calon pembeli.

Saat memilih jasa pembuatan website, pastikan penyedia layanan tersebut mengerti pondasi SEO, bukan sekadar desain visual yang cantik semata.

3. Tidak Ada CTA (Call to Action)

Bayangkan ada calon pembeli masuk ke toko Anda, melihat-lihat barang, tapi tidak ada kasir dan tidak ada pelayan yang mengarahkan cara membelinya. Bingung, bukan?

Itulah yang terjadi jika website Anda tidak ada CTA (Call to Action). Pengunjung akan merasa bingung mau ngapain setelah membaca informasi di website Anda.

Website bisnis harus memiliki tombol atau instruksi yang jelas, seperti "Beli Sekarang", "Hubungi Kami via WA", atau "Dapatkan Penawaran". Tanpa CTA, pengunjung hanya akan datang dan pergi tanpa menghasilkan penjualan.

Solusinya? Serahkan pada Ahlinya!

Mengurus bisnis saja sudah menyita waktu, apalagi jika harus memikirkan update konten, teknis SEO, dan strategi konversi website.

Jika Anda merasa melakukan kesalahan-kesalahan di atas, jangan khawatir. Seperti slogan kami: "Tenang, kami yang urus".

Tukangurusweb hadir bukan hanya sebagai jasa pembuatan website biasa. Kami adalah mitra teknis yang siap memastikan website Anda: ✅ Selalu fresh dengan update berkala. ✅ Mudah ditemukan di Google (SEO Friendly). ✅ Didesain untuk menghasilkan penjualan dengan CTA yang efektif.

Jangan biarkan website Anda menjadi investasi bodong. Hubungi tukangurusweb sekarang, dan biarkan kami mengubah website Anda menjadi aset bisnis yang menguntungkan!